Selamat datang di blog saya

Blog ini adalah blog ilmu pengetahuan dan ensiklopedia yang diambil dari beberapa sumber referensi.

Terima kasih sudah mengunjungi blog saya , semoga bermanfaat.

Sejarah Kamera Digital


Sejarah Kamera Digital
Kamera digital adalah teknologi yang terkait langsung dan berkembang dari teknologi yang sama seperti ketika berfungsi untuk merekam gambar pada televisi. Pada tahun 1951, untuk pertama kalinya video tape recorder (VTR) mengambil gambar dari kamera televisi, kemudian mengkonversi informasi tersebut menjadi suatu impuls listrik (digital) dan menyimpan informasi tersebut ke dalam tape magnetis.

Bing Crosby Laboratorium (tim peneliti yang didanai oleh seorang insinyur bernama Vrosby dan dipimpin oleh John Mullin) membuat versi awal dari VTR. Pada tahun 1956, teknologi VTR telah disempurnakan (VR1000 yang dibuat oleh Charles P. Ginsburg dan Ampex Corporation) dan umum dipakai oleh industri televisi. Antara televisi/kamera video dan kamera digital yang menggunakan CCD (Charged Couple Device)untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Pada saat itu pula era kamera digital telah dimulai dengan sangat pesat.



Pada tahun 1981, Sony memperkenalkan kamera elektronik komersil pertama mereka yang disebut Mavica. Gambar yang direkam ke mini disc dan kemudian dimasukkan ke dalam video reader yang terhubung ke monitor atau televisi warna. Walaupun Mavica belum dapat dikatakan kamera digital, itu sebenarnya merupakan modifikasi kamera video yang mengambil foto secara spontan.

Sejak pertengahan tahun 1970-an, Kodak memiliki beberapa penemuan tentang solid-state/kejernihan untuk sensor gambar yaitu mengubah cahaya ke gambar digital untuk penggunaan pada tingkat profesional dan konsumen rumah tangga. Pada tahun 1886, ilmuwan Kodak untuk pertama kalinya di dunia mengenalkan sensor megapixel, dimana sensor ini mampu merekam 1,4 juta pixel yang dapat menghasilkan 5x7 inci foto digital cetak berkualitas baik pada saat itu. Pada tahun 1987, Kodak merilis tujuh produk untuk merekam, menyimpan, memanipulasi, transmisi elektronik, dan mencetak sesuatu seperti gambar suatu objek.

Pada tahun 1990, Kodak mengembangkan sistem foto CD dan mengusulkan pertama kalinya di seluruh dunia untuk menetapkan standar warna digital dalam lingkungan komputer dan peripheral komputer. Pada tahun 1991, Kodak merilis pertama kalinya untuk para profesional, suatu sistem dalam pemotretan yaitu Digital Camera System (DCS), yang bertujuan untuk photo journalist. Kamera tersebut adalah Nikon F-# yang dilengkapi dengan sensor 1.3 Megapixels.



Kamera digital yang pertama untuk tingkat konsumen pasar yang bekerja dengan komputer rumah melalui USB (Unit serial Bus) adalah kamera QuickTake 100 Aplle (17 Februari 1994), kamera Kodak DC40 (28 maret 1995), Casio QV-11 (dengan monitor LCD, akhir 1995), dan Sony Cyber-Shot Digital Still Camera (1996). Namun, kodak memasuki era tersebut dengan agresif kampanye pemasaran untuk memajukan DC40 dan membantu memperkenalkan gagasan digital fotografi kepada masyarakat.



Kinko's dan Microsoft bekerja sama dengan Kodak Digital untuk membuat gambar digital yang menggunakan software di berbagai tempat kerja dan kios foto, dimana para pelanggan diizinkan untuk memproduksi CD foto, gambar digital, dan kemudian dapat menambahkan ke dokumen komputer mereka. IBM bekerja sama dengan Kodak membaut internet berbasis jaringan pertukaran gambar.
Hewlett-Packard (HP) adalah perusahaan pertama dalam hal membuat warna di produk mereka yaitu Inkjet Printer, sehingga melengkapi sistem pewarnaan untuk gambar yang dicetak dari kamera digital. Maka dimulailah perubahan kamera digital dengan bentuk yang baru. Kamera digital seperti kamera konvesional, tersedia model Point-And-Shot dan lensa refleks tunggal digital atau Digital Single Lens Reflector (DSLR).

Sejarah Bendera Merah Putih

Sejarah Bendera Merah Putih


Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar (horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih.
Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.
Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.
Di jaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.
Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda.
Bendera yang dinamakan Sang Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera ini sebagai bendera nasional.
Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan untuk Indonesia.
Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa/gula aren dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa.
Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih. Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian.
Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.

Sejarah berdirinya Apple inc.

Sejarah Berdirinya Apple Inc.

Siapa yang tidak kenal dengan Apple ? Dan siapa juga yang tidak kenal dengan pembuat Apple ? Apple Computer (sekarang dikenal sebagai Apple, Inc) adalah kekuatan utama dalam revolusi Personal Computer (PC) yang berlangsung di tahun 1970-an dan’80s. Dan bahkan revolusi itu terus menerus berlangsung hingga kini berkat inovasi yang terus-menerus dilakukan oleh pihak pengembang Apple.

 Tahun 1976, Steve Jobs, Steve Wozniak dan Ronald Wayne, dengan pendanaan dari manajer pemasaran produk dan teknisi semi-pensiun Intel A.C. "Mike" Markkula Jr., mendirikan Apple. Sebelum mendirikan Apple bersama-sama, Wozniak adalah peretas barang elektronik. Jobs dan Wozniak telah berteman selama bertahun-tahun, bertemu tahun 1971 ketika teman mereka, Bill Fernandez, memperkenalkan Wozniak yang berusia 21 tahun kepada Jobs yang berusia 16 tahun. Steve Jobs berusaha membuat Wozniak tertarik merakit komputer dan menjualnya. Ketika Apple terus meluas, perusahaan mulai mencari eksekutif berpengalaman untuk membantu mengelola ekspansinya.

Tahun 1978, Apple merekrut Mike Scott dari National Semiconductor untuk menjabat sebagai CEO yang berujung pada tahun-tahun kelam. Tahun 1983, Steve Jobs berhasil memancing John Sculley keluar dari Pepsi-Cola untuk menjabat sebagai CEO Apple dengan menanyakan, "Apakah kau mau menjual air gula sepanjang hidupmu, atau kau mau bekerja bersamaku dan mengubah dunia?" Pada tahun berikutnya, Apple menyiarkan iklan televisi Super Bowl berjudul "1984". Pada pertemuan pemegang saham tahunan Apple tanggal 24 Januari 1984, Jobs yang emosional memperkenalkan Macintosh kepada hadirin yang sangat antusias; Andy Hertzfeld menggambarkan suasana tersebut sebagai "pandemonium." Macintosh menjadi komputer kecil pertama yang sukses secara komersial dengan antarmuka pengguna grafis. Pengembangan Mac dimulai oleh Jef Raskin, dan diambil alih oleh Jobs.

Pada waktu yang sama, Jobs mendirikan perusahaan komputer lain, NeXT Computer. Seperti Apple Lisa, teknologi stasiun kerja NeXT sangat maju; namun, industri ini menganggapnya sebagai barang mahal. Di antara karyawan yang mampu membelinya, stasiun kerja NeXT memiliki pengikut yang banyak karena kekuatan teknisnya, dan sistem pengembangan perangkat lunak berorientasi objek sangat penting bagi mereka. Jobs memasarkan produk NeXT di bidang ilmiah dan akademik karena teknologi baru yang inovatif dan eksperimental yang dimilikinya (seperti kernel Mach, chip pemroses sinyal digital, dan port Ethernet terpasang tetap).

NeXTcube digambarkan oleh Jobs sebagai komputer "antarpribadi", yang ia percayai sebagai tahap selanjutnya setelah komputer "pribadi". Ini berarti jika komputer memungkinkan orang-orang berkomunikasi dan berkolaborasi bersama dengan cara yang mudah, maka komputer dapat menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi komputer "pribadi".

Pada masa ketika surel hanyalah teks biasa bagi sebagian besar orang, Jobs suka mendemonstrasikan sistem surel NeXT bernama NeXTMail, sebagai contoh dari filsafat "antarpribadi"-nya. NeXTMail adalah salah satu surel pertama yang mendukung grafis dan audio tempelan yang dapat dilihat dan diklik di dalam surel.
Jobs menjalankan NeXT dengan obsesi demi kesempurnaan estetika, yang dibuktikan dengan beberapa hal seperti selubung magnesium NeXTcube. Hal ini menaruh tekanan besar pada divisi perangkat keras NeXT, dan pada tahun 1993, setelah hanya berhasil menjual 50.000 mesin, NeXT beralih sepenuhnya ke pengembangan perangkat lunak melalui peluncuran NeXTSTEP/Intel.

Tahun 1996, Apple mengumumkan bahwa mereka membeli NeXT senilai $429 juta. Persetujuan ini diakhiri pada akhir 1996,  sehingga membawa Jobs kembali ke perusahaan yang ia dirikan bersama. Jobs menjadi kepala de facto setelah CEO Gil Amelio diturunkan bulan Juli. Ia secara formal menjabat sebagai pimpinan eksekutif interim pada September 1997. Pada bulan Maret 1998, demi mengonsentrasikan usaha Apple untuk mendapat laba, Jobs menghentikan sejumlah proyek, seperti Newton, Cyberdog, dan OpenDoc. Dalam bulan-bulan selanjutnya, banyak karyawan yang khawatir bertemu langsung Jobs di dalam lift, "takut bahwa mereka kehilangan pekerjaan ketika pintu dibuka. Kenyataannya adalah bahwa eksekusi kilat Jobs jarang terjadi, namun beberapa korban sudah cukup untuk meneror seluruh perusahaan." Jobs juga mengubah program lisensi untuk tiruan Macintosh, sehingga para pembuat komputer harus mengeluarkan biaya mahal untuk terus memproduksi barang.

Melalui pembelian NeXT, sebagian teknologi perusahaan ini masuk dalam produk-produk Apple, terutama NeXTSTEP yang kemudian berubah menjadi Mac OS X. Di bawah arahan Jobs, perusahaan ini meningkatkan penjualannya dengan pesat melalui pengenalan iMac dan produk-produk baru lain; sejak itu, desain menarik dan merek yang kuat telah berjalan dengan baik untuk Apple. Pada Macworld Expo 2000, Jobs secara resmi menghapus embel-embel "interim" dari gelar jabatannya di Apple dan menjadi CEO permanen. Jobs berkelakar pada waktu itu bahwa ia akan memakai gelar 'iCEO.'

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini mulai bercabang, memperkenalkan dan memperbarui peralatan digital lain. Melalui pengenalan pemutar musik portabel iPod, perangkat lunak musik digital iTunes, dan iTunes Store, perusahaan ini merambah bidang elektronik konsumen dan distribusi musik. Tahun 2007, Apple memasuki bisnis telepon seluler melalui pengenalan iPhone, sebuah telepon seluler dengan tampilan multi-sentuh yang juga memiliki fitur iPod dan, dengan peramban web bergeraknya sendiri, berhasil mengubah dunia peramban web bergerak. Dengan terus mendorong inovasi, Jobs juga mengingatkan karyawannya bahwa "seniman sejati mengirimkan karyanya", yang berarti bahwa mengirimkan produk pada waktunya sama pentingnya seperti inovasi dan desain menarik.

Jobs dikagumi juga dikritik atas kemampuan persuasi dan kewirausahaannya yang berjalan sempurna, yang dijuluki sebagai "kawasan pengalihan kenyataan" dan terbukti selama pidato intisari (dikenal dengan sebutan "Stevenote") pada Macworld Expos dan Apple Worldwide Developers Conferences.

Tahun 2005, Jobs menanggapi kritik atas program daur ulang Apple yang buruk untuk sampah elektronik di AS dengan mengecam pendukung lingkungan dan pendukung lainnya pada Pertemuan Tahunan Apple di Cupertino bulan April. Tetapi, beberapa minggu kemudian, Apple mengumumkan bahwa mereka akan menarik iPod secara gratis di toko-toko ecerannya. Computer TakeBack Campaign ditanggapi dengan pengusungan iklan dari pesawat di atas acara kelulusan Universitas Stanford tempat Jobs menjadi pembicara utamanya. Iklan tersebut bertuliskan "Steve — Don't be a mini-player recycle all e-waste". Tahun 2006, ia terus memperluas program pendauran ulang Apple kepada setuap pengguna AS yang membeli Mac baru. Program ini meliputi pengiriman dan "pembuangan ramah lingkungan" sistem lama mereka.

Sejarah Listrik

Sejarah Listrik


Listrik!! Listrik adalah kondisi dari partikel subatomik tertentu, seperti elektron dan proton, yang menyebabkan penarikan dan penolakan gaya di antaranya. Listrik adalah sumber energi yang dapat dialirkan melalui kabel. Bersama dengan magnetisme, listrik membentuk interaksi fundamental yang dikenal sebagai elektromagnetisme. Listrik memungkinkan terjadinya banyak fenomena fisika yang dikenal luas, seperti petir, medan listrik, dan arus listrik. Listrik digunakan dengan luas di dalam aplikasi-aplikasi industri seperti elektronik dan tenaga listrik.

Penemu Listrik

Michael Faraday adalah ilmuwan Inggris yang mendapat julukan “Bapak Listrik”, karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya. 

Faraday lahir 22 September 1791 di Newington, Inggris. Ia mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan, termasuk elektromagnetisme dan elektrokimia. Dia juga menemukan alat yang nantinya menjadi pembakar Bunsen, yang digunakan hampir di seluruh laboratorium sains sebagai sumber panas yang praktis. Faraday berasal dari keluarga tak berpunya dan umumnya belajar sendiri. Di usia empat belas tahun dia magang jadi tukang jilid dan jual buku, dan kesempatan inilah yang digunakannya banyak baca buku seperti orang kesetanan. Tatkala umurnya menginjak dua puluh tahun, dia mengunjungi ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris kenamaan Sir Humphry Davy. Faraday terpesona dan ternganga-nganga. Ditulisnya surat kepada Davy dan pendek ceritera untung baik diterima sebagai asistennya. Hanya dalam tempo beberapa tahun, Faraday sudah bisa membuat penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri. Meski dia tidak punya latar belakang yang memadai di bidang matematika, selaku ahli ilmu alam dia tak terlawankan.

Penemuan Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnit kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak berjauhan. Ini membikin Faraday berkesimpulan, jika magnet diketatkan, yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas dimana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan dengan magnit sepanjang arus listrik dialirkan ke kawat. Sesungguhnya dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda bergerak. Betapapun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan “nenek moyang” dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini.

Ini merupakan pembuka jalan yang luar biasa. Tetapi, faedah kegunaan praktisnya terbatas, sepanjang tidak ada metode untuk menggerakkan arus listrik selain dari baterei kimiawi sederhana pada saat itu. Faraday yakin, mesti ada suatu cara penggunaan magnit untuk menggerakkan listrik, dan dia terus-menerus mencari jalan bagaimana menemukan metode itu. Kini, magnet yang tak berpindah-pindah tidak mempengaruhi arus listrik yang berdekatan dengan kawat. Tetapi di tahun 1831, Faraday menemukan bahwa jika magnet dilalui lewat sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut “pengaruh elektro magnetik,” dan penemuan ini disebut “Hukum Faraday” dan pada umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.

Selain Michael Faraday Banyak tokoh penyumbang dalam hal kelistrikan seperti Charles Augustine de Coulomb, Count Alessandro Volta, Hans Christian Oersted dan Andre Marie Ampere. Mereka-mereka ini diantara jago-jago terbaik di bidang listrik.

Sejarah Pertempuran Stalingrad


Pertempuran Stalingrad, Pertempuran Terbesar Sepanjang Sejarah

Sejak awal peperangan dimulai di Front Timur pada pertengahan tahun 1941, Uni Soviet hampir tidak pernah mengalami kemenangan sedikitpun kecuali keberhasilannya dalam menggagalkan serbuan tentara Wehrmacht Jerman ke kota Moskow pada akhir tahun 1941. Situasi yang dihadapi militer Uni Soviet pada waktu itu benar-benar genting, jika terus menerus seperti itu, maka tidak mustahil jika Jerman akan dapat menguasai seluruh Uni Soviet bagian barat atau justru menguasai Uni Soviet secara keseluruhan. Uni Soviet memutuskan untuk menghentikan kemajuan pasukan Jerman, namun hingga sejauh itu belum ada suatu titik yang menentukan yang dapat menangkis serbuan pasukan agresor. Semua berubah ketika Jerman memutuskan menyerang Stalingrad, sebuah kota kecil di pingiran sungai Volga. Kota Stalingrad bukanlah kota strategis yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, kota tersebut juga tidak mempunyai target historis maupun ideologis. Hitler tertarik untuk merebut kota itu semata-mata karena kota tersebut mempunyai nama Stalin (Stalingrad = Kota Stalin). Di mata Hitler, merebut kota Stalingrad dapat menjadi obat luka bagi kegagalannya setahun sebelumnya dalam merebut kota Moskow.


Pasukan Jerman (Wehrmacht) Dalam Upaya Merebut Kota Stalingrad

Grup Tentara Selatan (Army Group South), sebenarnya bertujuan untuk merebut Ukraina yang kaya akan hasil alam dan terus menuju kaukasus untuk merebut ladang-ladang minyak yang ada di sana. Namun semenjak Hitler menginginkan merebut Kota Stalingrad, pasukan itu dibagi menjadi dua. Satu tetap menuju ke selatan, menuju ke Kaukasus sedangkan pasukan kedua atau disebut sebagai Tentara ke 6 (6th Army) dipimpun oleh Jendral Paulus bergerak menuju Stalingrad.

Jendral Paulus adalah Jendral Jerman yang brilian dalam membuat dan membangun strategi pasukan secara besar, namun satu kelemahan Jendral itu yang akan berakibat fatal kemudian, Jendral Paulus adalah seorang Jendral Staf yang belum pernah memimpin pasukan bahkan setingkat resimen sekalipun. Dia terbiasa berada di balik meja untuk membangun strategi perang di markas besar Wehrmacht di Berlin. Promosinya untuk memimpin Tentara ke 6 adalah sebuah promosi besar. Tentara ke 6 bukan saja merupakan ujung tombak serangan Grup Tentara Selatan namun juga merupakan sekumpulan tentara veteran yang telah bertempur semenjak pendudukan Perancis. Tentara ke 6 juga dibekali peralatan terbaik untuk pasukan Jerman pada waktu itu. Singkat kata, Tentara ke 6 pimpinan Jendral Paulus adalah pasukan istimewa.


Sementara itu, pasukan Uni Soviet, Tentara Merah telah berhasil menghimpun kembali kekuatannya di belakang sungai volga. Tentara ini merupakan perpaduan dari Tentara Merah yang selamat dari pengepungan besar selama tahun 1941 dan rekrutmen baru yang masih segar. Beberapa tentara yang berasal dari Siberia juga dipindahkan setelah Uni Soviet mengetahui secara pasti bahwa Jepang tidak mempunyai minat untuk menyerang Uni Soviet dari arah timur. Beberapa peralatan tempur Uni Soviet yang dapat menandingi Jerman sudah rampung pengerjaannya, diantaranya terdapat Tank T-34 dan Peluncur Roket Katyusha. T-34 ini bahkan menjadi salah satu tank terbaik sepanjang Perang Dunia ke 2 karena kemampuan manuver dan mudahnya produksi tank ini sehingga hingga akhir perang, tank ini mencapai jumlah produksi lebih dari 33 ribu unit.

Serangan Jerman dimulai pada tanggal 23 Agustus 1942, sebuah tanggal yang sedikit ganjil untuk memulai sebuah kampanye serangan besar. Mengingat musim dingin yang segera datang. Meskipun begitu, karena baiknya persiapan dan pengalaman dari Tentara ke 6 yang telah panjang serangan ini nampak akan memperoleh sukses besar pada awalnya. Beberapa divisi Rumania, Italia, Hungaria, dan bahkan Spanyol turut serta dalam kampanye itu. Tugas mereka adalah mengamankan sayap serangan dan daerah yang telah dikuasai untuk membersihkannya dari partisan. Kekuatan mereka berkisar 300 ribu orang dengan 3000 artileri, 500 tank dan lebih dari 600 pesawat. Sementara itu kekuatan awal pasukan Uni Soviet berkisar 200 ribu orang dengan 2000 artileri, 400 tank dan 300 pesawat pada awal invasi. Namun kekuatan itu membengkak menjadi lebih dari 1,1 juta pasukan pada akhir pertempuran.

Awal operasi ini begitu meyakinkan, Hitler secara pribadi bahkan pernah mengumumkan kemenangan secara mutlak di Stalingrad dalam sebuah rapat besar partai NAZI. Namun yang terjadi di lapangan sungguh berbeda. Musim dingin yang mulai datang benar-benar menyiksa pasukan Jerman yang kurang peralatannya untuk menghadapi musim dingin Rusia yang begitu luar biasa. Sementara itu pasokan suplay makanan dan perlengkapan lain tetap menjadi kendala karena serangan partisan dan buruknya infrastruktur di Uni Soviet.

Strategi Uni Soviet untuk menghadang serangan Jerman adalah memerangkap Tentara ke 6 di dalam kota Stalingrad, sehingga ia seakan membiarkan tentara Jerman itu menyapu dataran sekitar kota Stalingrad dengan kecepatan kilat. Tentara ke 6 memang mempunyai peralatan yang lebih dari cukup disamping pengalaman mereka yang telah panjang dalam pertempuran. Namun sejauh itu, tentara ke 6 belum pernah melakoni peperangan dalam kota sehingga pengalaman mereka dapat dikatakan tak berguna.

Sniper Rusia dalam Pertempuran Stalingrad

Kecepatan Tentara ke 6 dalam menyapu wilayah sekitar Stalingrad tiba-tiba menyusut begitu mereka berada di dalam kota Stalingrad. Kota yang telah menjadi reruntuhan terutama oleh pemboman hebat yang dilakukan oleh tentara Jerman sendiri justru menjadi salah satu unsur penghambat laju tentara Jerman. Sementara itu Uni Soviet menyebar ratusan penembak jitu di setiap sudut kota yang telah remuk itu. Membuat teror Stalingrad semakin menjadi-jadi. Salah satu penembak jitu itu, Vasili Zaitsev bahkan menjadi legenda dan pernah di ceritakan kembali dalam sebuah film berjudul 'Enemy at the Gates'. Puncak kelajuan tentara Jerman adalah jusrtu ketika mereka telah menguasai lebih dari 90% wilayah kota. Invasi itu kini benar-benar berhenti dan seluruh cadangan Tentara Merah yang berada di belakang sungai Volga kini perlahan-lahan mulai merangsek melalui sayap pertahanan yang dijaga pasukan satelit Jerman (Rumania, Italia dan Spanyol). Pasukan itu secara kualitas berada jauh dari pasukan Jerman sehingga dengan mudah dihancurkan oleh Tentara Merah yang berkekuatan lebih dari satu juta orang di wilayah itu.

Paulus tahu bahwa situasi ini akan semakin buruk jika ia tidak segera bertindak. Langkah pertama yang ia lakukan adalah meminta ijin Hitler untuk mengundurkan diri sebelum pengepungan oleh Tentara Merah selesai. Namun ijin itu ditolak, Hitler justru menjanjikan pasukan bantuan, Grup Tentara A yang sementara itu sedang dalam perjalanan ke Kaukasus untuk membantu Tentara ke 6. Paulus insaf dengan permintaan Hitler itu, walaupun sebagian besar pemikir militer Jerman pada waktu itu mengatakan lain. Satu-satunya jalan yang seharusnya dilakukan Jerman pada waktu itu adalah menarik seluruh Tentara Grup Selatan sebelum terlambat.

Ketika pengepungan tentara merah telah selesai pada akhir januari 1943, Jerman sebenarnya masih mempunyai peluang dengan mendobrak wilayah terlemah dari pengepungan tentara merah. Namun sekali lagi Hitler menolak permintaan itu. Untuk yang satu ini, beberapa pengamat militer membenarkan karena jika dobrakan dilakukan, yang terjadi justru akan terkepungnya sisa dari seluruh Tentara Grup Selatan yang masih berada di Kaukasus. Hitler tidak punya pilihan lain selain mengorbankan Tentara ke 6 yang telah terkepung di dalam Kota Stalingrad daripada membiarkan seluruh Grup Tentara Selatan hancur berantakan. Momen untuk menyelamatkan seluruh tentara Grup Selatan telah lewat.

Hitler mengangkat Paulus menjadi Marsekal Darat pada 30  Januari 1943. Pengangkatan Paulus menjadi Marsekal Darat itu memberikan sinyal, selama ini tidak ada Marsekal Darat di dunia yang menyerah kepada lawannya, karena memang selama ini Marsekal Darat hanya memimpin di belakang layar. Itu berarti bahwa Hitler secara tidak langsung meminta Paulus untuk bunuh diri demi kehormatan tentara Jerman dan dengan begitu, maka moral tentara Jerman tidak runtuh. Namun Paulus menyatakan lain, ia lebih memilih untuk menyerah besarta lebih dari 50 ribu pasukan Jerman yang masih bertahan di dalam Stalingrad. Nasib pasukan yang menyerah itu buruk sekali, hanya 5000 orang yang dipulangkan dengan selamat di tahun 1956. Sementara Jendral Paulus sendiri memilih untuk berkolaborasi dengan Tentara Merah, semata-mata sebagai rasa protesnya terhadap keputusan Hitler terhadap dirinya sendiri dan tentaranya.

SUMBER : http://aninditasaktiaji.blogspot.com

Biografi Salahuddin yusuf Al-ayyubi


Biografi Salahuddin

Namanya Al Malik An-Nasir Salahuddin Yusuf bin Ayyub bin Syadi. Kita mengenalnya sebagai Salahuddin, sedang Barat mengenalnya sebagai Saladin. Seorang keturunan kurdi yang berasal dari Duwain atau Kirkuk. Lahir tahun 1337 M, dan ayahnya adalah tokoh yang cukup terkenal Najamuddin Al-Ayyubi. Ia juga memiliki seorang paman yang sangat terkenal, panglima perang pasukan Syria yakni Jendral Asaduddin Sherkoh. Dimana keduanya adalah pembantu dekat raja Syam (Syria). Salahuddin diangkat menjadi wazir (wakil sultan) Mesir, setelah Sherkoh wafat di Kairo karena sakit.
Salahuddin terkenal karena keberhasilannya merebut Al-Quds (Yerusalem) setelah hampir satu abad berada dibawah kekuasan tentara salib. Bukan hanya brilian dalam mnyusun taktik perang, Salahuddin juga terkenal memiliki rasa kemanusiaan yang begitu tinggi, sehingga sering bertindak diluar nalar perang.
Ketika menaklukkan Yerusalem misalnya (1193), sikap Salahuddin terhadap tawanan benar-benar adil dan lembut, bertolak belakang dengan perlakuan biadab tentara salib ketika merebut kota itu (1099). Sejarawan Michaud menggambarkan bagaimana kaum Muslimin dibunuh secara besar-besaran oleh pasukan salib. Mereka hanya berhenti membantai ketika lelah atau disaat Misa, dan kemudian kembali melakukan pembantaian. Raymon ‘d Angiles bersaksi bahwa diserambi mesjid darah menggenang setinggi kekangan kuda. Lorong-lorong kota penuh dengan mayat.
Sebaliknya ketika ditaklukkan Salahuddin, beliau memberi ampunan umum kepada kaum nasrani dan mereka dipersilahkan untuk tetap tinggal di kota itu. Hanya para prajurit yang diperintahkan untuk pergi meninggalkan kota dengan uang tebusan yang ringan.
Riwayat lain menyebutkan Salahuddin pernah mengirimkan tabib pribadinya untuk mengobati musuhnya, raja Inggris, Richard the Lion Heartyang sedang sakit. Beliau juga pernah melarang para prajuritnya untuk menyerang Richard yang jatuh dari kudanya dalam sebuah pertempuran, sebelum Richard berhasil menaiki kudanya kembali.
Begitu menyulitkannya Salahuddin bagi pasukan Salib, sehingga pasukan salib terpaksa mengadakan pengerahan massal tentara dari seluruh Eropa. Dan memberlakukan pajak khusus yang dikenal sebagai Saladin Thite. Ini menyebabkan Eropa dilanda Krisis ekonomi.
Pasca direbutnya Yerussalem oleh kaum Muslimin, 600 ribu lebih tentara salib pilihan dikerahkan untuk merebut Akkara, yang kembali ke negerinya tidak lebih dari 100 ribu prajurit.
Namun, Salahuddin tidak lama dapat menikmati masa damai. Karena pada tanggal 4 Maret 1193, beliau berpulang ke rahmatullah Utusan yang menyampaikan berita kematian Salahuddin ke Baghdad membawa serta baju perang Salahuddin, kudanya, dan uang sejumlah satu dinar 36 dirham sebagai milik pribadinya yang masih tersisa. Demikianlah gambaran kesederhanaan Salahuddin.
Di Eropa, menurut Philip K Hitti, kepahlawanan Salahuddin telah menyentuh alam khayal para penyanyi dan penulis novel zaman sekarang, dan masih tetap dinilai sebagai suri tauladan kaum ksatria.
Di dunia Islam, Salahuddin juga dikenal sebagai orang pertama yang menggagas peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw untuk menggugah semangat jihad dan menyatukan kekuatan kaum muslim yang terserak.




Bapak Sejarah Sedunia


Herodotus

Herodotus adalah Sejarawan Yunani Kuno yang lahir di Halikarmassos , Karia ( Bodrum , Turki modern ) dan hidup pada abad ke-5 SM ( sekitar 484 SM - 425 SM ). dia disebut sebagai ''Bapak Sejarah'' karena ia adalah sejarawan pertama yang diketahui mengumpulkan bahan-bahan nya secara sistematis, menguji akurasinya sampai batas tertentu , dan membentuk nya menjadi narasi yang berstruktur jelas . Historia , mahakarya sekaligus satu-satunya karya nya yang diketahui , merupakan catatan penyelidikan nya tentang sejarah perang Yunani-Persia . catatan nya meliputi informasi geografi dan etnografi . meski beberapa tulisan nya tidak akurat , dia mengklaim bahwa dia hanya menuliskan apa yang telah diceritakan kepadanya . tidak banyak diketahui tentang kehidupan pribadi nya

Sejarah Pendaratan Normandy


Normandy landings



Pendaratan di Normandy, Perancis, merupakan sebuah operasi militer  yang bersandi “Operation Neptune”, merupakan operasi pendaratan militer Pasukan Sekutu pada Invansi Normandy, dalam Operation-Overlord, yang terjadi ketika Perang Dunia ke-2 Berlangsung. Pendaratan terjadi pada Selasa 6 Juni 1944, Pukul 6:30 dini hari waktu Setempat (British Double Summer Time (GMT+2). Sebagai perancanaan sebelumnya, Istilah D-Day yakni merupakan istilah yang digunakan ketika aksi pendaratan berlangsung di hari itu, yang mana sebelumnya bergantung pada persetujuan akhir komandan militer tertinggi.
Pendaratan terbagi dalam dua fase, yang pertama: Pendaratan Pasukan parasut yang terdiri dari 24,000 pasukan Inggris, Amerika, Kanada dan pasukan terjun payung Perancis yang dilaksanakan pada tengah malam. Dan fase yang kedua, yakni Pendaratan amfibi dilakukan oleh Pasukan Sekutu dan Divisi lapis baja pada pesisir pantai Perancis pukul 06:30 dini hari. Selain itu juga terdapat Operasi-operasi militer lain yang dilaksanakan bersamaan dengan Operation Neptune, yakni Operasi militer Glimmer dan Operasi Taxable yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian Pasukan Jerman dari pendaratan D-Day.
Komandan militer tertinggi Pasukan sekutu saat itu, Jenderal Dwight Eisenhower. Dan komando Angkatan Darat (Grup AD ke-21) diambil alih oleh Jenderal Bernard Montgomery. Operasi, direncanakan oleh sebuah tim dibawah komando Letjen Frederick Morgan, yang merupakan invansi pasukan amfibi terbesar sepanjang sejarah, yang dilaksanakan oleh elemen-elemen AD, AU, dan Angkatan Udara. Lebih dari 160.000 Prajurit mendarat pada 6 Juni 1944, 73.000 Prajurit AS, 61.715 Prajurit Inggris dan 21.400 Prajurit Kanada tergabung dalam operasi militer gabungan pasukan sekutu. Angkatan Laut Sekutu dan Personel dari Merchant Navy di lebih dari 5000 kapal dilibatkan. Invansi itu sendiri membutuhkan transport pasukan dan material perang dari Inggris yang terdiri dari: Kapal perang dan Pesawat tempur, Pendaratan pasukan infanteri, Dukungan serangan udara, Pencegatan AL dari Inggris dan Dukungan serangan Angkatan Laut. Pendaratan bertempat di 50 mil (80km) dari pantai Normandy yang dibagi kedalam lima sektor; Utah, Omaha, Gold, Juno dan Sword.



PERTAHANAN JERMAN

Kekuatan Pasukan militer Jerman Nazi mencapai jumlah tertinggi ketika tahun 1944. Ketika D-Day berlangsung, Divisi-divisi jerman ditempatkan di Uni Soviet, 6 Divisi di Finlandia, 12 di Norwegia, 6 di Denmark, 9 di Jerman, 21 di Balkans, 26 di Itali dan 59 Divisi lainnya ditempatkan di Perancis, Belgia, dan Belanda.
Jerman menggunakan pertahanan gaya penembakan yang saling terkoneksi (an interlocking firing style), supaya mereka dapat melindungi area yang dijadikan sasaran tembakan artileri pasukan sekutu. Mereka juga menggunakan bunker-bunker perlindungan besar, kadang-kadang didalamnya ditempatkan senjata machine-gun dan senjata-senjata kaliber besar lainnya. Pertahanan mereka juga ditempatkan di tebing-tebing dan perbukitan, sehingga mereka mampu melihat dengan jelas kearah pantai tempat pendaratan pasukan Sekutu. Pertahanan mereka yang kokoh itu dibangun dalam kurun waktu empat tahun.


OPERASI UDARA AIRBONE

                Kesuksesan pendaratan amfibi bergantung pada pendirian tempat yang aman yang menyebar di bibir pantai untuk membangun dukungan suplai yang baik. Serangan amfibi sebenarnya mudah terkena serangan balik musuh sebelum mereka dapat benar-benar mendarat. Untuk memperlambat kekuatan organisasi musuh dan meluncurkan serangan balasan ketika periode invansi berlangsung, Operasi Airbone (Pasukan parasut) pun juga turut digunakan. Operasi Airbone dipakai untuk mengambil alih tempat-tempat vital seperti jembatan, jalan penyebrangan, dan pendaratan di tempat-tempat yang sesuai, seperti di bagian lambung timur dan barat dari sisi area pendaratan.
Pendaratan Airbone berjarak beberapa meter dibelakang pantai juga cenderung mempermudah jalan keluar dari pasukan amfibi di pantai, dan juga dalam beberapa kasus, untuk menetralisir pertahanan pantai Jerman dan lebih cepat menyebar ke area bibir pantai. Divisi Airbone AS ke-82 dan 101st pun diterjunkan, dengan misi penerjunan di bagian barat Pantai Utah. Divisi Airbone British 6th juga turut membantu dalam aksi penerjunan bersama. 530 prajurit Perancis, yang berasal dari Brigade Special Air Service Inggris, juga diposisikan di Britanny dari 5 Juni hingga Agustus. Pasukan tersebut tergabung dalam Operasi Dingson, Operasi Samwest, dan Operasi Cooney.


Pendaratan Pasukan Airbone British

 

 Para Pasukan Parasut Inggris yang berhasil mendarat, terlihat rongsokan pesawat Inggris yang sengaja dihancurkan setelah pendaratan

                

 Operasi pertama pasukan Sekutu pada D-Day yakni Operasi Deadstick yang dilaksanakan pada pukul 00:16 di pantai sekitar Kanal Caen dan Sungai Orne. Tempat-tempat tersebut merupakan penyeberangan sungai dan sisi kanal utara dari Kaen yang berjarak 7km dari pantai, yang berdekatan dengan daerah Benouville dan Ranville. Bagi Jerman, tempat penyeberangan tersebut berfungsi hanya sebagai rute untuk serangan anti-pesawat (flanking attack) di pantai dari sisi timur. Namun bagi pasukan Sekutu, area penyeberangan tersebut merupakan tempat strategis bagi penyerangan di Caen dari arah timur.
            Divisi Airbone British 6th pun diterjunkan. Misi mereka ada 4, yaitu: (1) Mengambil alih secara utuh jembatan penyeberangan Benouville-Ranville, (2) untuk mempertahankan area penyeberangan dari serangan balik artileri musuh, (3) untuk menghancurkan artileri Jerman di Merville, yang mengancam Pantai Sword, dan yang ke (4) untuk menghancurkan 5 jembatan di sekitar Sungai Dives untuk pergerakan lanjutan bagi pasukan infanteri darat dari sisi timur.
            Pasukan terjun payung pun disiapkan, terdiri dari 3rd dan 5th Parachute Brigade, termasuk 1stCanadian Parachute Battalion, yang memulai penerjunan pada 6 Juni tengah malam, dan dengan cepat mengeliminasi elemen Divisi pasukan Jerman 716th Infantry. Pada waktu fajar, Grup serangan Von Luck dari Divisi Panzer ke-21 melakukan serangan balik dari arah selatan terhadap sungai Orne. Dan seketika itu, Mereka membangun wilayah perimeter pertahanan yang mengelilingi jembatan. Korban jiwa berjatuhan di kedua belah pihak, namun Pasukan Airbone tetap di gelar. Pada siang hari, mereka diperkuat oleh 1st Special Service Brigade. Pada akhir D-Day, Kekuatan dari 6th Airbone pada Operasi Mallard telah sukses dalam melaksanakan semua misi mereka. Dalam beberapa hari, Inggris dan Jerman sama-sama kerugian banyak pasukan yang tewas dalam pertempuran ketika mereka berjuang mempertahankan posisi di sekitar jembatan Orne.


 Pendaratan Pasukan Airbone AS 

 

Pasukan AS dari 3rd Armoured Division yang sedang memperhatikan Tank StuG III Jerman, dan juga mayat pasukan Jerman yang terlihat menggantung di depan laras Tank.

     
           Pasukan AS dari US 82nd dan 101st Airbone Divisions, yang berjumlah 13.000 Pasukan parasut, diterjunkan dari 12 grup penerjunan, mereka kurang beruntung dalam menyelesaikan misi utama mereka. Untuk mengejutkan lawan, mereka menerjunkan pasukan dari sisi barat untuk mencapai Normandy. Banyak faktor yang mempengaruhi   performa mereka, factor tersebut termasuk pilihan untuk menerjunkan pasukan parasut besar-besaran pada malam hari (Sebuah taktik yang tidak lagi digunakan di akhir-akhir perang). Akibatnya, 45% unit-unit yang diterjunkan berantakan dan sulit untuk berkumpul kembali. Usaha tim-tim pencari jejak untuk menandai zona pendaratan juga terbukti tidak efektif, dan Radar transponding Rebecca/Eureka beacon digunakan untuk menuntun laju pesawat C-47 Skytrains ke area penerjunan merupakan misi utama untuk sistem penerjunan pasukan yang sebelumnya telah kacau berantakan.
                Setelah 24 jam, hanya 2.500 Pasukan AS dari Divisi 101st dan 2.000 Pasukan dari Divisi 82nd yang berhasil dikumpulkan dibawah kendali komandao divisi mereka. Bercerai berainya penerjunan Pasukan AS, bagaimanapun, telah membuat Jerman kebingungan dan memecahkan konsentrasi Pasukan Jerman.
            Pasukan AS yang diterjunkan bertempur habis-habisan di belakang garis pertahanan musuh sepanjang hari. Pasukan dari divisi 82nd pada akhirnya menduduki kota Sainte-Mere-Eglise pada tanggal 6 Juni pada waktu dini hari, mereka mengklaim bahwa itu merupakan kota pertama yang berhasil diduduki.


Pendaratan di Pantai Omaha

 Suasana di Pantai Omaha ketika D-Day berlangsung

     

       Elemen 1st Infantry Division dan 29th Infantry Division AS menghadapi serangan 352nd Infantry Division Jerman, sejumlah grup sukarelawan Rusia dan pemuda-pemuda yang tergabung dalam divisi tersebut dibuat mati kutu dan seperti terpaku terhadap perlawanan pasukan veteran dari sisi timur. Pantai Omaha, merupakan salah satu pantai yang memiliki pertahanan yang kokoh, dengan penempatan senjata-senjata bertahan seperti mortar, machine-gun, dan artileri. Dengan pendaratan melalui penerjunan udara yang dilakukan pihak Sekutu, dan juga Serangan-serangan AL terhadap bunker-bunker Jerman di sekitar pantai, terbukti tidak efektif dalam menghancurkan pertahanan Jerman yang begitu kokoh dan tersusun rapi. Kesulitan dalam hal navigasi juga turut menyebabkan pendaratan terombang-ambing agak kearah timur, dan kehilangan sektor pendaratan utama mereka. Gelombang serangan Tank-tank dan penggelaran Pasukan infanteri baik melalui pantai maupun melalui penggelaran udara juga mengalami kerugian yang besar. Dari 16 Tank yang diturunkan di pesisir pantai Omaha, hanya 2 Tank yang berhasil selamat.  Ada komandan militer yang mengatakan seperti ini; “Dalam waktu 10 menit saja, Pergerakan pasukan menjadi membeku, Pemimpin tertinggi militer seperti tidak dapat berkutik dan hampir putus asa. Setiap Pasukan dan para Sersan terbunuh atau terluka dalam pertempuran […] itu telah menjadi sebuah perjuangan untuk bertahan hidup dan menyelamatkan diri”.
Akhirnya pendaratan pasukan selanjutnya telah mampu melakukan penetrasi dan korban jiwa di pihak Amerika di Pantai Omaha sekitar 5.000 hingga 50.000 Prajurit yang gugur, sementara itu Jerman kehilangan 1.200 prajurit yang tewas, terluka atau yang hilang. Di akhir perang, para prajurit telah mampu menyebar ke area yang lebih luas dari pesisir pantai, telah mampu mengeliminasi bunker-bunker pertahanan musuh, dan Pasukan sekutu benar-benar telah sukses di hari ke-3 invansi D-Day. Dan Invansi D-Day pun dikenal sebagai Invansi amfibi terbesar dalam sejarah yang takkan pernah dapat terlupakan. Terlebih lagi kepada AS,  pertempuran D-Day merupakan momen-momen heroik kisah para veteran perang terdahulu yang mengabdikan dirinya untuk negaranya. Dan peristiwa pendaratan dan invansi tersebut akan terus dikenang sepanjang masa.

SUMBER : Military18.blogspot.com 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes